Dalam era smartphone with dumd people, kita sebagai seorang individu perlu memiliki SMART Lifestyle. Apa itu SMART Lifestyle? Bagaimana merepakannya dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai seorang individu yang ingin mandiri.
Berikut adalah kepanjangan dari SMART tersebut:
1. S = Specific (detail)
2. M = Measurable (terukur)
3. A = Achivable (dapat diraih)
4. R = Realistic (Masuk Akal)
5. T = Time based (Memiliki batasan waktu)
SPECIFIC, yang berarti jelas atau secara detail dapat mudah dipahami. Dipahami di sini tidak hanya oleh kita tapi juga orang lain, baik itu pasangan ataupun keluarga
MEASURABLE, yang berarti terukur atau secara sederhana dapat distandarkan melalui ukuran tertentu. Sehingga dapat memperkecil kesalahpahaman dalam suatu kebutuhan sehari-hari
ACHIVABLE, yang berarti apa yang kita inginkan dapat diraih dan hal ini ketika dikomunikasikan kepada orang lain dapat mereka mudah untuk mengerti cara kita mencapainya
REALISTIC, yang berarti apa yang kita impikan dapat dijelaskan secara akal sehat dari faktor-faktor internal (potensi) yang telah kita miliki saat ini
TIME BASED, yang berarti segala yang kita lakukan selalu memiliki batasan waktu, sehingga kita memiliki kehidupan sebagai manusia yang sehat dapat tercapai
Dalam management coaching, banyak yang menjadikan kelima hal diatas hanya dalam penetapan sebuah tujuan. Akan tetapi dalam daily activity tanpa menjadikannya sebuah behaviour (kebiasaan) maka kelima hal ini hanya akan menjadi suatu beban saja. Karena kita banyak mendengar dan menemukan kelima hal ini kerap dalam presentasi GOAL SETTING sebuah perusahaan daripada YEARLY RESOLUTION (komitmen target tahunan kita sebagai seorang pribadi)
Jadi bagaimanakah kita menerapkan S.M.A.R.T Lifestyle ini?
SPESIFIC, Dalam berkomunikasi sehari-hari biasakanlah bicara atau mendeskripsikan segala sesuatu yang kita ingin orang lain pahami secara detail agar mudah dipahami.
Contoh: Tolong, ambilkanlah kunci rumah dengan gantungan kunci ironman yang tertinggal di meja ruang tamumu tadi siang saat kita minum kopi bersama Meli!
Penjelasan:
kunci rumah dengan gantungan kunci ironman (ciri-ciri)
di meja ruang tamumu (keterangan tempat)
tadi siang saat kita minum kopi (keterangan waktu)
bersama Meli (keterangan saksi)
MEASURABLE, Dalam berkomunikasi sehari-hari biasakanlah meenggunakan ukuran yang mudah dimengerti dan bila tidak kita temukan alat pengukur standar (timbangan), maka sederhanakanlah
Contoh: Kondisi A: Tolong, belikan aku 1 kilogram gula pasir di toko sebelah!
Kondisi B: Tolong, masukkan 3 sendok makan gula pasir dalam adonan itu!
Penjelasan:
Kondisi A: 1 kilogram mewakili ukuran standar dunia
Kondisi B: 3 sendok makan mewakili ukuran standar sederhana yang kita mudah temukan
ACHIVABLE, Dalam berkomunikasi sehari-hari biasakanlah memberikan pandangan ke depan berdasarkan visi yang belum terjadi akan tetapi sangatlah mungkin dicapai bila semua prasyaratnya telah terpenuhi
Contoh:
Kondisi A: Tokomu akan laris jika kamu punya pangsa pasar yang besar dan banyak pelangganmu yang puas serta merekomendasikannya pada teman-teman mereka
Kondisi B: Kamu pasti akan naik kelas VI, jika kamu telah menyelesaikan masa studi kelas V dan lulus ujian akhir semester kelas V
Penjelasan:
pangsa pasar yang besar dan pelangganmu yang puas adalah prasyarat yang harus terpenuhi
telah menyelesaikan masa studi kelas V dan lulus ujian akhir semester kelas V adalah prasyarat yang harus terpenuhi
REALISTIC, Dalam berkomunikasi sehari-hari biasakanlah memberikan pandangan ke depan berdasarkan visi yang berdasarkan pada potensi dalam diri perusahaan atau orang lain (lawan bicara)
Contoh:
Kondisi A: Kamu cocok sekali menjadi binaragawan karena kamu kerjaannya cuma fitness melulu
Kondisi B: Perusahaan kita pasti tahun depan akan lebih maju karena memiliki SDM yang lebih baik serta transportasi yang lebih memadai
Penjelasan:
karena kamu kerjaannya cuma fitness melulu adalah potensi masuk akal
karena memiliki SDM yang lebih baik serta transportasi yang lebih memadai adalah potensi masuk akal
TIME BASED, Dalam kehidupan kita sehari-hari yang mana kita dibatasi dalam satuan satu hari dengan 24 jam. Sudah mampukah kita memenuhi seluruh kebutuhan manusia yang sehat? Misalkan: Waktu Bekerja? Waktu Kunjung Pacar (Wakucar)? Waktu Ibadah? Waktu Makan? Waktu Dengan Keluarga? Waktu Berteman? Waktu Santai? Waktu Olahraga? Waktu Berorganisasi? Waktu Susun Skripsi? Waktu Bersama Anak? Waktu Pengembangan Bisnis? Waktu Jenguk Keluarga Jauh? Waktu Travelling? Waktu Istirahat?
Contoh:
Bekerja Di Pabrik (7 Jam)
Makan 3x (1 Jam)
Bermain Dengan Anak (1 Jam)
Main Gadget (1 Jam)
Kegiatan Karang Taruna (1 Jam)
Ibadah (1,5 Jam)
Waktu Bersama Keluarga (2 Jam)
Istirahat Siang & Malam (9 Jam)
Olahraga (0,5 Jam)
Notice: ini hanyalah ilustrasi waktu kita dalam satu hari
Penjelasan:
Menjadi manusia yang sehat seutuhnya tidaklah mudah, diperlukan disiplin waktu serta komitmen. Tanpa batasan waktu yang tegas maka kita akan dapatkan kehidupan kita akan mengalami kekosongan atau kehilangan pada sisi kesehatan atau hubungan antar individu (sosial) atau hubungan pada Sang Khalik (ibadah) atau pencaharian nafkah (financial)
Semoga para reader dapat mendapatkan faedah dari goresan digital ini, penulis sendiri saat ini masih berstatus pembelajar dan ingin terus belajar hingga tak mampu lagi menggoreskan tulisan lagi. Feel free untuk berbagi dan silahkan berikan testimoni
